banner

Senin, 11 Juni 2012

METODE HARGA POKOK PESANAN DAN METODE HARGA POKOK PROSES


AKUNTANSI BIAYA

BERDASARKAN METODE HARGA POKOK PESANAN

DAN METODE HARGA POKOK PROSES



§  Akuntansi Biaya dalam perusahaan manufaktur bertujuan untuk menentukan harga pokok per satuan produk yang dihasilkan.

§  Siklus akuntansi biaya dalam perusahaan manufaktur harus mengikuti proses pengolahan produk, sejak dari bahan baku dimasukkan dalam proses sampai menjadi produk jadi, seperti dalam skema berikut ini:




Siklus                                                Siklus
Pembuatan Produk                         Akuntansi Biaya



 Pembelian dan                       Harga Pokok

 Penyimpanan                                   Persediaan

 Bahan Baku                                      Bahan Baku
                                     Biaya                                              Biaya
                               Tenaga Kerja                                   Overhead
                                  Langsung                                         Pabrik


 Pengolahan                                      Harga Pokok
 Bahan Baku                                      Bahan Baku
 Menjadi                                              yang Dipakai
 Produk Jadi





 Persediaan                                       Harga Pokok

 Produk Jadi                                       Produk Jadi





METODE PENGUMPULAN BIAYA PRODUKSI

§  Metode pengumpulan biaya produksi tergantung dari sifat pengolahan produk. Pengolahan produk dibedakan menjadi 2 golongan, yi: pengolahan produk berdasarkan pesanan dan pengolahan produk yang merupakan produksi massa.

§  Oleh karena itu metode pengumpulan biaya produksi dibedakan menjadi dua, yi:
ü Metode Harga Pokok Pesanan (Job order cost method)
ü Metode Harga Pokok Proses (Process cost method)
PERBEDAAN KARAKTERISTIK METODE HARGA POKOK PROSES DAN METODE HARGA POKOK PESANAN


Karakteristik kedua metode tersebut berkaitan dengan karakteristik proses pengolahan produknya, yaitu:


Perusahaan yang berproduksi massa
Perusahaan yang berproduksi atas dasar pesanan
Proses pengolahan produk

Terus menerus (kontinyu)
Terputus-putus (intermitten)
Produk yang dihasilkan
Produk standar
Tergantung spesifikasi pemesan

Produksi ditujukan untuk

Mengisi persediaan
Memenuhi pesanan
Contoh perusahaan
Perusahaan kertas, semen, tekstil, dll
Perusahaan percetakan, mebel, kontraktor, dll




PERBEDAAN KARAKTERISTIK PROSES PRODUKSI METODE HARGA POKOK PROSES DAN METODE HARGA POKOK PESANAN



Metode Harga Pokok Proses
Metode Harga Pokok Pesanan
Biaya produksi dikumpulkan
Setiap bulan atau periode penentuan harga pokok produk

Untuk setiap pesanan
Harga pokok per satuan produk dihitung
Pada akhir bulan/periode penentuan harga pokok produk

Apabila pesanan telah selesai diproduksi
Rumus perhitungan harga pokok per satuan
Jumlah biaya produksi yang telah dikeluarkan selama bulan/periode tertentu dibagi dengan jumlah satuan produk yang dihasilkan selama bulan/periode ybs.
Jumlah biaya produksi yang telah dikeluarkan untuk pesanan tertentu dibagi dengan jumlah satuan produk yang diproduksi dalam pesanan ybs.


AKUNTANSI BIAYA BERDASARKAN METODE HARGA POKOK PESANAN


§  Perusahaan yang berproduksi atas dasar pesanan, memulai kegiatan produksinya setelah menerima order dari pembeli, tetapi sering juga terjadi, perusahaan mengeluarkan order produksi untuk mengisi persediaan di gudang.

§  Syarat penggunaan Metode Harga Pokok Pesanan:
ü Masing-masing pesanan, pekerjaan, atau produk dapat dipisahkan identitasnya secara jelas dan perlu dilakukan penentuan harga pokok pesanan secara individual.
ü Biaya produksi harus dipisahkan ke dalam dua golongan, yaitu: biaya langsung (BBB & BTKL) dan biaya tak langsung (selain BBB & BTKL).
ü BBB dan BTKL dibebankan/diperhitungkan secara langsung terhadap pesanan ybs., sedangkan BOP dibebankan kepada pesanan atas dasar tarif yang ditentukan di muka.
ü Harga pokok setiap pesanan ditentukan pada saat pesanan selesai.
ü Harga pokok per satuan produk dihitung dengan cara membagi jumlah biaya produksi yang dibebankan pada pesanan tertentu dengan jumlah satuan produk dalam pesanan ybs.

§  Untuk mengumpulkan biaya produksi tiap pesanan digunakan Kartu Harga Pokok (Job Cost Sheet), yang merupakan rekening/buku pembantu bagi rekening kontrol Barang Dalam Proses.



Pengumpulan Biaya Produksi dalam Metode Harga Pokok Pesanan

Pencatatan Biaya Bahan Baku (BBB)


Dibagi dua prosedur, yi:

§  Prosedur pencatatan pembelian bahan baku, jurnalnya:

Persediaan Bahan Baku        xxx
           Utang Dagang/Kas                     xxx

§  Prosedur pencatatan pemakaian bahan baku, menggunakan metode mutasi persediaan (perpetual). Dalam setiap pemakaian bahan baku harus diketahui pesanan mana yang memerlukannya. Jurnalnya:

Barang Dalam Proses-Biaya Bahan Baku         xxx
           Persediaan Bahan Baku                                          xxx



Pencatatan Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL)

§  Diperlukan pengumpulan dua macam jam kerja, yi:
ü Jam kerja total selama periode kerja tertentu.
ü Jam kerja yang digunakan untuk mengerjakan setiap pesanan.

§  Perusahaan harus menyelenggarakan kartu hadir masing2 karyawan, untuk mengumpulkan informasi jam kerja total selama periode kerja tertentu, untuk pembuatan Daftar Upah. Disamping itu, perusahaan harus mencatat penggunaan jam kerja masing2 karyawan untuk mengerjakan pesanan. (Masing2 karyawan dibuatkan Kartu Jam Kerja/Job Time Ticket)

§  Jurnal untuk pembagian upah:

Barang Dalam Proses-Biaya Tenaga Kerja Langsung         xxx
Gaji dan Upah                                                                           xxx



Pencatatan Biaya Overhead Pabrik (BOP)

§  BOP dikelompokkan menjadi bbrp golongan, yi:
ü  Biaya Bahan Penolong
ü  Biaya reparasi dan pemeliharaan, berupa pemakaian persediaan spareparts dan persediaan supplies pabrik
ü  Biaya tenaga kerja tak langsung
ü  Biaya yang timbul sebagai akibat penilaian terhadap aktiva tetap (contoh: biaya penyusutan aktiva tetap)
ü  Biaya yang timbul sebagai akibat berlalunya waktu (contoh: terpakainya asuransi dibayar di muka)
ü  Biaya overhead pabrik lain yang secara langsung memerlukan pengeluaran tunai (contoh: biaya reparasi mesain pabrik, biaya listrik)

§  BOP dalam metode harga pokok pesanan harus dibebankan kepada setiap pesanan berdasarkan tarif yang ditentukan di muka.

§  Tarif BOP ditentukan pada awal tahun/periode dengan cara sbb:

Tarif BOP = Taksiran jumlah BOP selama 1 periode
    Jumlah Dasar pembebanan*           

Dasar Pembebanan BOP:
ü Satuan produk                                                 
ü Biaya Bahan Baku                                            
ü Biaya Tenaga Kerja Langsung                                                    
ü Jam Tenaga Kerja Langsung
ü Jam Mesin
                                                  
§  BOP yang sesungguhnya terjadi dikumpulkan selama satu tahun yang sama, kemudian pada akhir tahun dibandingkan dengan yang dibebankan kepada produk atas dasar tarif


§  Pencatatan BOP yang Dibebankan kepada produk:

Barang Dalam Proses-Biaya Overhead Pabrik           xxx
Biaya Overhead Pabrik Dibebankan                                 xxx


§  Jurnal penutupan rekening Biaya Overhead Pabrik yang Dibebankan (untuk mempertemukan BOP Dibebankan dengan BOP Sesungguhnya)

Biaya Overhead Pabrik Dibebankan                            xxx
Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya                            xxx


§  Pencatatan BOP yang Sesungguhnya:

Misal: 1. Pemakaian Bahan Penolong:

Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya                       xxx
Persediaan Bahan Penolong                                              xxx

2. Pencatatan Biaya Tenaga Kerja Tak langsung:

Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya                       xxx
Gaji dan Upah                                                                      xxx



Pencatatan Produk Selesai

§  Biaya produksi yang telah dikumpulkan dalam Kartu Harga Pokok dijumlah dan dikeluarkan dari rekening Barang Dalam Proses dengan jurnal sbb:

Persediaan Produk Jadi                                                           xxx
Barang Dalam Proses-Biaya Bahan Baku                             xxx
Barang Dalam Proses-Biaya Tenaga Kerja Langsung         xxx
Barang Dalam Proses-Biaya Overhead Pabrik                     xxx

§  Harga Pokok Produk jadi dicatat dalam Kartu Persediaan (Finish Goods Ledger Card) dan Kartu Harga Pokok Pesanan tersebut dipindahkan ke dalam arsip Kartu Harga Pokok Pesanan yang telah selesai.





AKUNTANSI BIAYA BERDASARKAN METODE HARGA POKOK PROSES

Pengumpulan Biaya Produksi dalam Metode Harga Pokok Proses

§  Biaya Bahan

Pencatatan pemakaian Bahan Baku di Departemen A:

Barang Dalam Proses-Biaya Bahan Baku Departemen A   xxx
Persediaan Bahan Baku                                                                xxx

Pencatatan pemakaian Bahan Penolong pada Bagian Produksi:

Barang Dalam Proses-Biaya Bahan Penolong Departemen A xxx
     Barang Dalam Proses-Biaya Bahan Penolong Departemen B xxx
     Barang Dalam Proses-Biaya Bahan Penolong Departemen C          xxx
Persediaan Bahan Penolong                                                                xxx


§  Biaya Tenaga Kerja (Langsung & Tak Langsung):

Pencatatan biaya tenaga kerja (langsung & tak langsung) di Departemen Produksi:

Barang Dalam Proses-Biaya Tenaga Kerja Departemen A               xxx
     Barang Dalam Proses-Biaya Tenaga Kerja Departemen B               xxx
     Barang Dalam Proses-Biaya Tenaga Kerja Departemen C               xxx
Gaji dan Upah                                                                                     xxx


§  Biaya Overhead Pabrik

ü  BOP pada Metode Harga Pokok Proses adalah biaya produksi selain biaya bahan baku, biaya bahan penolong, dan biaya tenaga kerja, baik langsung maupun tak langsung yang terjadi di departemen produksi.
ü  BOP dapat dibebankan kepada produk atas dasar tarif dan dapat juga dibebankan atas dasar BOP yang sesungguhnya terjadi dalam satu periode.
ü  Pembebanan BOP sesungguhnya kepada produk dapat dilakukan jika:
q  Produksi relatif stabil dari periode ke periode
q  BOP, terutama yang tetap, bukan merupakan bagian yang berarti dibandingkan dengan jumlah seluruh biaya produksi
q  Hanya diproduksi satu macam produk.
ü  Pencatatan berbagai jenis BOP di Departemen Produksi:

          Barang Dalam Proses-Biaya Overhead Pabrik           xxx
           Persediaan Spareparts                                                       xxx
           Persediaan Bahan lain-lain                                                 xxx
                          Asuransi Dibayar di Muka                                                                  xxx

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar